Skip to main content

Konferensi Pers : PENURUNAN TINDAK KRIMINALITAS DI BOGOR

 

PENURUNAN TINDAK KRIMINALITAS DI BOGOR

Pada akhir tahun 2020, Polres Bogor menyampaikan rilis tentang berbagai kasus tindak kriminal yang terjadi di Bogor dalam kurun waktu satu tahun terakhir. Tindak pidana kriminalitas di Bogor mengalami penurunan sebesar 6,5% dibandingkan dengan yang terjadi pada tahun 2019 dari jumlah 782 perkara menjadi 731 perkara pada tahun 2020. Pada jumlah total penyelesaian perkara juga mengalami penurunan sebesar 6,4% dibandingkan dengan tahun 2019 dari 730 menjadi 683 pada tahun 2020.

Sementara itu dari tindak pidana narkotika di daerah Bogor juga mengalami penurunan sebesar 4,5% dari 269 perkara di tahun 2019, menjadi 257 perkara di tahun 2020, dengan total penyelesaian perkara tindak pidana narkotika tidak mengalami perubahan, yakni semuanya berhasil di selesaikan 100% pada kedua tahun tersebut.

Selanjutnya, Polres Bogor juga menyampaikan rincian temuan barang bukti dari berbagai kasus. Dimulai dari Sat Narkoba barang bukti yang berhasil diamankan antara lain ganja 20400,78 gram, sabu 3242,59 gram, tembakau sintetis 6307,81 gram, serbuk ekstasi 1500 gram, biang tembakau sintetis 54 gram, sediaan farmasi 12989 butir, ekstasi 1623 butir, psikotropika 33 butir, dan 3 batang pohon ganja.

Kemudian, barang bukti lain yang berhasil diamankan antara lain 52682 botol minuman keras, 91 jeriken tuak, dan 11924 liter ciu. Saat akhir tahun Polres Bogor juga menyita petasan dan kembang api dengan rincian 34137 butir petasan dan 327 batang kembang api.

Comments

Popular posts from this blog

TEPAS SALAPAN LAWANG DASAKRETA

  TEPAS SALAPAN LAWANG DASAKRETA Mengunjungi kota Bogor tak lengkap rasanya jika tidak melihat-lihat sekeliling jantung kota Bogor, yakni Istana Bogor. Sambil mengendarai mobil, motor, ataupun hanya sekedar berjalan kaki saja rasanya wilayah disekitaran Istana Bogor sudah cukup untuk memanjakan mata kita. Saat mengitari wilayah tersebut kita pasti disuguhi sebuah monumen Tugu Kujang disana. Bersebelahan dengannya terdapat sebuah monumen yang masih cukup baru bernama Tepas Salapan Lawang Dasakreta. Namun apakah kita tahu arti dari landmark tersebut? Mari kita bahas sekarang. Tepas Salapan Lawang Dasakreta diresmikan pada 7 Desember 2016, dengan maksud untuk menjadi sebuah ikon baru kota Bogor. Tepas Salapan Lawang Dasakreta merupakan bahasa Sunda yang jika diterjemahkan dalam bahasa Indonesia menjadi beranda yang memiliki 9 pintu. Sembilan pintu tersebut terbentuk dari topangan 10 pilar yang saling berdampingan dengan terdapat plang pada bagian atas yang membuatnya menjadi 9 p...

JURNALISME ONLINE, UJI COBA PEMBELAJARAN TATAP MUKA DI BOGOR

  UJI COBA PEMBELAJARAN TATAP MUKA DI BOGOR Pada Maret 2021, Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor memulai uji coba pembelajaran tatap muka di tengah masa pandemic Corona. Secara keseluruhan ada 170 sekolah yang turut andil dalam uji coba tersebut. Ade Yasin, Bupati Bogor sekaligus merankap sebagai Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Bogor, mengungkapkan pada awalnya ada 232 sekolah yang diusulkan untuk melakukan uji coba ini. Tetapi setelah diperiksa hanya ada 171 sekolah saja yang lolos verifikasi dan validasi, kemudian ada salah satu sekolah yang mengudurkan diri dari uji coba tersebut yang menjadikan hanya ada 170 sekolah saja yang ikut andil dalam uji coba pembelajaran tatap muka ini. Ada 29 SD Negeri, 24 MI, 28 SMP, 18 MTS, 7 MA, 32 SMA, dan 32 SMK yang turut andil dalam pelaksanaan uji coba pembelajaran tatap muka ini. Pemberlakuan uji coba ini juga sudah disetujui oleh para wali murid, ada sekitar 72-95 persen wali murid yang setuju dilaksanakannya uji coba ini. K...

KEANGKERAN EKS GEDUNG ARSIP CIBINONG

  KEANGKERAN EKS GEDUNG ARSIP CIBINONG   TribunnewsBogor.com/Naufal Fauzy Eks Gedung Arsip Cibong terletak di Jalan Raya Cikaret, Cibinong, Bogor, merupakan bangunan tua yang telah lama terbengkalai. Bangunan ini didirikan di dekat Situ Cikaret yang hanya berjarak kurang lebih 30 meter. Menurut pengakuan Penjaga Gedung Arsip Cibinong, Abah Enjen, kurang lebih sudah 16 tahun gedung tersebut dibiarkan terbengkalai, terakhir kali sebelum menjadi tempat penyimpanan arsip, gedung ini dipakai oleh Dinas Pekerjaan Umum dan BAPEDA. "Dulu bekas PU, Gedung Dispenda atau Bapeda jadi satu atas bawah. Sekitar 16 tahun sudah kosong," ujar Abah Enjen. Saat memasuki halaman depan gedung terlihat jelas bahwa sudah lama gedung ini tak diurus lagi. Kemudian, saat memasuki gedung kalian akan mencium bau yang tidak sedap yang menambahkan kesan angker dalam gedung ini. Pada beberapa bagian atap gedung sudah tidak ada lagi, tembok yang sudah mulai rusak, lantai yang mulai mengelupas, pecaha...