Skip to main content

MOCHIBO, OLEH-OLEH TERKENAL DI BOGOR YANG MENJADI INCARAN WISATAWAN

 

MOCHIBO, OLEH-OLEH TERKENAL DI BOGOR YANG MENJADI INCARAN WISATAWAN

Mochibo merupakan singkatan dari Mochinya Bogor yang didirikan oleh Ibu Ambar. Mochibo beridiri pada 2014 di Jalan Binamarga, Baranangsiang, Kota Bogor. Kehadiran Mochibo sebagai penambah persaingan makanan enak yang bagus untuk dijadikan oleh-oleh khas Bogor. Selain itu, Mochibo sendiri didirikan untuk lebih memperkenalkan buah-buahan Bogor lainnya yang selama ini tertutup oleh kepamoran talas. Hal tersebutlah yang membuat Mochibo memiliki keunikannya tersediri.

Berbeda dengan mochi yang beredar dipinggir jalan, Mochibo memiliki isian aneka buah-buahan segar yang langusng diproduksi di Bogor. Ada 4 varian buah lokal yang menjadi isian Mochibo yaitu talas, pala, nanas, dan stroberi. Meskipun keunggulannya ada disana tapi Mochibo juga menyediakan mochi dengan isian pada umumnya seperti coklat, kacang, dan keju.

Buah yang dimasukan ke isian Mochibo benar-benar buah asli, tidak diolah lebih lanjut seperti dibuat selai atau krim. Hal ini yang turut menjadi keunggulan dari Mochibo itu sendiri. Selain itu, Mochibo juga tidak menggunakan bahan pengawet sehingga cita rasanya jauh lebih segar dan hanya tahan 5 hari saat diluar kulkas.

Kenikmatan mochi yang berukuran 3-4 centimeter ini berasal dari kekenyalannya dan saat dikunyah terasa sekali bagian buah-buahan yang menjadi isiannya. Cara pembuatannya yang masih menggunakan cara tradisional lah yang membuat teksturnya sangat kenyal dan lembut. Hingga saat ini Mochibo masih sangat ngetren dikalangan wisatawan dan terus melebarkan sayapnya, saat ini Mochibo telah ada di Bogor Permai toko kue dan roti khas Bogor, Taman Wisata SKI, Farm File Bogor, dan lebih dari 17 sentra oleh-oleh Bogor lainnya.

Comments

Popular posts from this blog

HARD NEWS 1

Seorang Pria Tewas Tertabrak Commuterline di Tanah Sareal Junaedi (47), pria kelahiran Bogor tersebut tewas tertabrak KRL di Kampung Bubulak, Kelurahan Kebon Pedes, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor, Jawa Barat. Pada hari Rabu, 13 Januari 2021, tepatnya pada pukul 05.15, pria tersebut diduga tidak melihat kedatangan KRL saat akan menyebrang perlintasan KRL. Iptu Rachmat Gumilar, Kepala Urusan Humas Polresta Bogor Kota mengakui akan adanya kejadian tersebut, setelah menerima laporan langsung dari pihak KAI dan melakukan olah TKP. Korban langsung meninggal di tempat, setelah menerima hantaman yang sangat keras dari KRL. Hantaman tersebut membuat tubuhnya terpental, hingga membuat bagian kepala korban terpisah dari tubuhnya. Setelah itu, jasad Junaedi dipindahkan ke RSUD Kota Bogor untuk dilakukan visum guna kepentingan penyelidikan.

Press Release : KONSEP PERENCANAAN TATA RUANG BOGOR

  KONSEP PERENCANAAN TATA RUANG BOGOR Sabtu, 6 Februari 2021, Latif Priyadi, S.Si, Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, menyampaikan dalam sesi webinar Bicara Ruang Optimalisasi Jalur Pedestrian Guna Mendukung Revitalisasi Kawasan GOR Padjajaran Kota Bogor, rencana detail tata ruang (RDRT) Kota Bogor. Latar belakang dari RDRT Kota Bogor adalah karena Kota Bogor menjadi kota tujuan investasi di sektor properti. Sejak 10 tahun terakhir, tercatat lebih dari 1000 IMB dikeluarkan tiap tahunnya. Maka dari itu RDTR diperlukan untuk mengatur adanya investasi yang masuk ke Kota Bogor. Tujuan dari penataan ruang Kota Bogor untuk mendistribusikan pusat-pusat pelayanan kota (POLISENTRIS), dengan mewujudkan regenerasi kawasan pusat kota dan mengendalikan pertumbuhan aktivitas kota. Selain itu terdapat tujuan lain yaitu untuk mendorong tumbuhnya kawasan pengembangan baru hunian serta pusat perdagangan dan jasa sub kota. Kemudian, untuk merealisasikan tujuan tersebut, maka disusun...