Skip to main content

Jurnalisme Warga, MENGENANG JASA PARA PAHLAWAN MELALUI MUSEUM

 

MENGENANG JASA PARA PAHLAWAN MELALUI MUSEUM

Sepuluh November 1945, merupakan hari yang sangat bersejarah bagi rakyat Indonesia. Pada hari itu rakyat Surabaya bertempur habis-habisan melawan sekutu demi mempertahankan kemerdekaan bangsa Indonesia. Saat ini tanggal tersebut dijadikan Hari Pahlawan, hal ini bertujuan agar kita sebagai bangsa Indonesia yang telah merdeka diharapkan dapat mengenang para pejuang yang telah gugur dalam pertempuran tersebut.

Kenangan tersebut dimaksudkan untuk mengingatkan kita kembali bahwa betapa sulitnya para pejuang mempertahankan kemerdekaan bangsa Indonesia dari serangan sekutu, dan kita sebagai bangsa yang sudah benar-benar merdeka harus bisa mempertahankan kemerdekaan ini agar pahlawan yang telah gugur tidak sia-sia dalam perjuangannya dulu.

Selain dari film-film dokumenter, perjuangan para pahlawan dapat kita rasakan dan kenang juga melalui museum-museum di Indonesia. Kota Bogor memiliki dua museum yang patut dikunjungi untuk mengenang perjuangan para pahlawan. Dimana saja itu? Yuk sobat Bost kita ketahui lebih lanjut!

1.     Museum PETA

Pertama-tama kita mulai dulu dari Museum PETA. Museum ini terletak di Jalan Jendral Sudirman No.35, Kel. Pabaton, Kec. Bogor Tengah, Kota Bogor. Nama museum ini diambil dari nama organisasi tentara kebangsaan yang didirikan oleh Jepang, PETA (Pembela Tanah Air).

Pada museum ini kita akan disuguhkan patung Jendral Sudirman, Tank yang berjejer, berbagai senjata perang pada saat itu, dan relief dari para tokoh PETA dan kegiatan yang mereka lakukan saat itu.

2.     Museum Perjuangan Bogor

Museum Perjuangan Bogor merupakan destinasi kedua kita untuk mengenang sejarah sebelum kemerdekaan. Dalam museum ini kita juga seakan-akan dibawa ke masa lalu pada saat perjuangan kemerdekaan Indonesia. Banyak sekali benda-benda bersejarah yang terdapat dalam museum ini, mulai dari senjata rampasan perang, diorama perjuangan sengit para pahlawan dalam memperjuangkan kemerdekaan di wilayah Bogor dan Jawa Barat, serta koleksi pakaian dari para pejuang. Selain itu, dalam museum ini juga terdapat mata uang zaman VOC yang dapat kita lihat secara langsung. Museum ini terletak di Jalan Merdeka No. 56, Kel. Ciwaringin, Kec. Bogor Tengah, Kota Bogor.

Nah, bagaimana sobat Bost, menarik jugakan berkunjung ke Museum. Selain menyenangkan kita juga bisa belajar banyak tentang sejarah perjuangan para pahlawan disana, kita jadi bisa mendapatkan dua kesenangan sekaligus saat mengunjungi museum.

Comments

Popular posts from this blog

TEPAS SALAPAN LAWANG DASAKRETA

  TEPAS SALAPAN LAWANG DASAKRETA Mengunjungi kota Bogor tak lengkap rasanya jika tidak melihat-lihat sekeliling jantung kota Bogor, yakni Istana Bogor. Sambil mengendarai mobil, motor, ataupun hanya sekedar berjalan kaki saja rasanya wilayah disekitaran Istana Bogor sudah cukup untuk memanjakan mata kita. Saat mengitari wilayah tersebut kita pasti disuguhi sebuah monumen Tugu Kujang disana. Bersebelahan dengannya terdapat sebuah monumen yang masih cukup baru bernama Tepas Salapan Lawang Dasakreta. Namun apakah kita tahu arti dari landmark tersebut? Mari kita bahas sekarang. Tepas Salapan Lawang Dasakreta diresmikan pada 7 Desember 2016, dengan maksud untuk menjadi sebuah ikon baru kota Bogor. Tepas Salapan Lawang Dasakreta merupakan bahasa Sunda yang jika diterjemahkan dalam bahasa Indonesia menjadi beranda yang memiliki 9 pintu. Sembilan pintu tersebut terbentuk dari topangan 10 pilar yang saling berdampingan dengan terdapat plang pada bagian atas yang membuatnya menjadi 9 p...

JURNALISME ONLINE, UJI COBA PEMBELAJARAN TATAP MUKA DI BOGOR

  UJI COBA PEMBELAJARAN TATAP MUKA DI BOGOR Pada Maret 2021, Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor memulai uji coba pembelajaran tatap muka di tengah masa pandemic Corona. Secara keseluruhan ada 170 sekolah yang turut andil dalam uji coba tersebut. Ade Yasin, Bupati Bogor sekaligus merankap sebagai Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Bogor, mengungkapkan pada awalnya ada 232 sekolah yang diusulkan untuk melakukan uji coba ini. Tetapi setelah diperiksa hanya ada 171 sekolah saja yang lolos verifikasi dan validasi, kemudian ada salah satu sekolah yang mengudurkan diri dari uji coba tersebut yang menjadikan hanya ada 170 sekolah saja yang ikut andil dalam uji coba pembelajaran tatap muka ini. Ada 29 SD Negeri, 24 MI, 28 SMP, 18 MTS, 7 MA, 32 SMA, dan 32 SMK yang turut andil dalam pelaksanaan uji coba pembelajaran tatap muka ini. Pemberlakuan uji coba ini juga sudah disetujui oleh para wali murid, ada sekitar 72-95 persen wali murid yang setuju dilaksanakannya uji coba ini. K...

KEANGKERAN EKS GEDUNG ARSIP CIBINONG

  KEANGKERAN EKS GEDUNG ARSIP CIBINONG   TribunnewsBogor.com/Naufal Fauzy Eks Gedung Arsip Cibong terletak di Jalan Raya Cikaret, Cibinong, Bogor, merupakan bangunan tua yang telah lama terbengkalai. Bangunan ini didirikan di dekat Situ Cikaret yang hanya berjarak kurang lebih 30 meter. Menurut pengakuan Penjaga Gedung Arsip Cibinong, Abah Enjen, kurang lebih sudah 16 tahun gedung tersebut dibiarkan terbengkalai, terakhir kali sebelum menjadi tempat penyimpanan arsip, gedung ini dipakai oleh Dinas Pekerjaan Umum dan BAPEDA. "Dulu bekas PU, Gedung Dispenda atau Bapeda jadi satu atas bawah. Sekitar 16 tahun sudah kosong," ujar Abah Enjen. Saat memasuki halaman depan gedung terlihat jelas bahwa sudah lama gedung ini tak diurus lagi. Kemudian, saat memasuki gedung kalian akan mencium bau yang tidak sedap yang menambahkan kesan angker dalam gedung ini. Pada beberapa bagian atap gedung sudah tidak ada lagi, tembok yang sudah mulai rusak, lantai yang mulai mengelupas, pecaha...