Skip to main content

JURNALISME WARGA, REVITALISASI 4 TAMAN DI KEBUN RAYA BOGOR

 

REVITALISASI 4 TAMAN DI KEBUN RAYA BOGOR

bogorraincake.com

Sebagaimana yang kita tahu Kebun Raya Bogor memiliki begitu banyak taman-taman cantik di dalamnya. Pada 2020, taman tersebut bertambah lagi, ada 4 taman yang baru dibuat yang berasal dari kerja sama Kebun Raya Bogor dengan Pertamina. Keempat taman tersebut adalah Taman Nepenthes, Taman Obat dan Anggrek, Taman Kopi, dan Taman Durian. Keempat taman ini dibuat bertujuan untuk mempercantik dan menjadikannya sebagai wisata edukasi.

Pada Taman Nepenthes terdapat berbagai jenis tumbuhan kantong semar (nepenthes). Beberapa diantaranya adalah Nepenthes mirabilis, Nepenthes reinwardhitiana, Nepenthes rafflesiana. Dalam taman ini para pengunjung juga dapat melihat tumbuhan kantong semar yang masih kecil hingga dewasa.

Pada Taman Anggrek dan Obat terdapat berbagai jenis tumbuhan seperti temulawak, jahe, dan sebagainya. Ada juga jalan setapak yang dapat digunakan untuk refleksi kaki. Hal yang paling menarik dalam taman ini adalah adanya tumbuhan anggrek liar dan juga aggrek hitam yang langka.

Jika kamu pecinta kopi, wajib rasanya untuk berkunjung ke taman satu ini, Taman Kopi. Pada Taman Kopi terdapat tiga jenis tumbuhan kopi yang ada disana, yaitu Kopi Robusta Ulubelu, Kopi Arabica Puntang, dan Kopi Arabica Kamojang.

Kemudian dalam Taman Durian dijelaskan berbagai jenis durian yang ada di Indonesia. Kesemua penjelasan yang ada di keempat taman tersebut bisa kita lihat juga lewat Smathphone kita dengan menscan QR Code.

Comments

Popular posts from this blog

TEPAS SALAPAN LAWANG DASAKRETA

  TEPAS SALAPAN LAWANG DASAKRETA Mengunjungi kota Bogor tak lengkap rasanya jika tidak melihat-lihat sekeliling jantung kota Bogor, yakni Istana Bogor. Sambil mengendarai mobil, motor, ataupun hanya sekedar berjalan kaki saja rasanya wilayah disekitaran Istana Bogor sudah cukup untuk memanjakan mata kita. Saat mengitari wilayah tersebut kita pasti disuguhi sebuah monumen Tugu Kujang disana. Bersebelahan dengannya terdapat sebuah monumen yang masih cukup baru bernama Tepas Salapan Lawang Dasakreta. Namun apakah kita tahu arti dari landmark tersebut? Mari kita bahas sekarang. Tepas Salapan Lawang Dasakreta diresmikan pada 7 Desember 2016, dengan maksud untuk menjadi sebuah ikon baru kota Bogor. Tepas Salapan Lawang Dasakreta merupakan bahasa Sunda yang jika diterjemahkan dalam bahasa Indonesia menjadi beranda yang memiliki 9 pintu. Sembilan pintu tersebut terbentuk dari topangan 10 pilar yang saling berdampingan dengan terdapat plang pada bagian atas yang membuatnya menjadi 9 p...

JURNALISME ONLINE, UJI COBA PEMBELAJARAN TATAP MUKA DI BOGOR

  UJI COBA PEMBELAJARAN TATAP MUKA DI BOGOR Pada Maret 2021, Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor memulai uji coba pembelajaran tatap muka di tengah masa pandemic Corona. Secara keseluruhan ada 170 sekolah yang turut andil dalam uji coba tersebut. Ade Yasin, Bupati Bogor sekaligus merankap sebagai Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Bogor, mengungkapkan pada awalnya ada 232 sekolah yang diusulkan untuk melakukan uji coba ini. Tetapi setelah diperiksa hanya ada 171 sekolah saja yang lolos verifikasi dan validasi, kemudian ada salah satu sekolah yang mengudurkan diri dari uji coba tersebut yang menjadikan hanya ada 170 sekolah saja yang ikut andil dalam uji coba pembelajaran tatap muka ini. Ada 29 SD Negeri, 24 MI, 28 SMP, 18 MTS, 7 MA, 32 SMA, dan 32 SMK yang turut andil dalam pelaksanaan uji coba pembelajaran tatap muka ini. Pemberlakuan uji coba ini juga sudah disetujui oleh para wali murid, ada sekitar 72-95 persen wali murid yang setuju dilaksanakannya uji coba ini. K...

KEANGKERAN EKS GEDUNG ARSIP CIBINONG

  KEANGKERAN EKS GEDUNG ARSIP CIBINONG   TribunnewsBogor.com/Naufal Fauzy Eks Gedung Arsip Cibong terletak di Jalan Raya Cikaret, Cibinong, Bogor, merupakan bangunan tua yang telah lama terbengkalai. Bangunan ini didirikan di dekat Situ Cikaret yang hanya berjarak kurang lebih 30 meter. Menurut pengakuan Penjaga Gedung Arsip Cibinong, Abah Enjen, kurang lebih sudah 16 tahun gedung tersebut dibiarkan terbengkalai, terakhir kali sebelum menjadi tempat penyimpanan arsip, gedung ini dipakai oleh Dinas Pekerjaan Umum dan BAPEDA. "Dulu bekas PU, Gedung Dispenda atau Bapeda jadi satu atas bawah. Sekitar 16 tahun sudah kosong," ujar Abah Enjen. Saat memasuki halaman depan gedung terlihat jelas bahwa sudah lama gedung ini tak diurus lagi. Kemudian, saat memasuki gedung kalian akan mencium bau yang tidak sedap yang menambahkan kesan angker dalam gedung ini. Pada beberapa bagian atap gedung sudah tidak ada lagi, tembok yang sudah mulai rusak, lantai yang mulai mengelupas, pecaha...